Multiple Login pada Yahoo! Messenger


Sebenarnya cara ini sudah terbilang jadul tapi gak apa-apa lah ya..khusus bagi yang belum tahu..hehe
langsung aja cekidot...

1. Buka registry-nya windows (start menu => run => ketik regedit or pakai shorcut
    logo windows+R => regedit).
2. Masuk ke : HKEY_CURRENT_USER\Software\yahoo\pager
3. trus pilih new > key > tulis “test” (klo udh ada folder “test”, skip aja ke nomor 4).
4. Buat DWORD baru dengan cara klik kanan => "new" pilih DWORD Value terus kasih
    nama “Plural”.
5. Double-click DWORD Plural, beri nilai 1 hexadecimal.
6. Keluar dari registry.

Sekarang buka YM nya login pakai ID Yahoo kamu yang ada, trus buka lagi YM nya dan login lagi dengan ID Yahoo yang berbeda dan seterusnya (terserah mau pakai berapa ID )

Selamat mencoba..

Firefox 4 Final Akhirnya di Rilis

Setelah melewati dua belas versi Beta dan dua versi RCs (Release Candidates), generasi berikutnya dari Firefox web browser, Firefox 4 Final, di rilis juga..akhirnya.
Resmi di rilis pada tanggal 22 Maret 2011.
Firefox mendesain ulang user interface (GUI) terutama untuk fungsi managemen tab. Di versi baru ini Firefox menggunakan mesin Gecko 2.0 untuk meningkatkan kinerja dan kecepatan rendering halaman dan mesin JavaScript baru, JägerMonkey. Selain untuk mendukung akselerasi hardware GPU. Fitur lain, Firefox Sync memungkinkan pengguna untuk sinkronisasi, password, bookmark, sejarah, tab yang terbuka dan penyesuaian lainnya di beberapa perangkat.

Dan betul saja saya merasa dengan FireFox 4 ini loading halaman web terasa lebih cepat..mantabs

Fitur dari Firefox 4:
  • WebM and HD Video support.
  • Enhanced privacy protection.
  • New JS values for executing heavy, numeric code more efficiently for cleaner graphics and a better browsing experience.
  • Multi-touch support for Windows 7.
  • 3D the Web support with WebGL.
  • Audio API through (video) and (audio) elements in HTML5.
  • Retained layers for fast scrolling on complex web pages.
  • XPCOM module improvements for better extensions framework and fast startup.
  • Support for new CSS3 features like Transitions and Transformations.
  • OpenType font.
  • More Form features like list attributes and HTML5 validation.
  • HTML5 parser with full support for web video, audio, drag & drop, and file handling.
  • Web Console web pages analysis tool.
  • JetPack SDK to develop add-ons which can be installed without restarting the browser.
  • Full hardwareacceleration with Direct2D and Direct3D on Windows, XRender on Linux and OpenGL on Mac.
  • Use SVG as images and backgrounds in Firefox.
  • Better manage JavaScript objects with Compartments, offering improved cache utilization and garbage collection mechanisms for better security, memory management and overall performance.
  • Crash protection from crash in the Adobe Flash, Apple Quicktime or Microsoft Silverlight plugins.
  • HSTS for sites to request Firefox to automatically establish secure connections to their servers (https).

Dan satu lagi di FireFox 4 Final ini ada status bar nya..dulu saya sempat nyoba Firefox Beta 7 dan ternyata di toolsbar tidak ada pilihan status bar nya saya pun kembali memakai Firefox 3.6.12, lebih nyaman. Tidak tahu kalau di versi Beta lainnya setelah Beta 7 adakah status bar nya? karena saya tidak mengikuti perkembangan versi Beta nya..hehe
Pada waktu itu saya berharap di versi Final nanti FireFox bisa menampilkan statusbar, dan ternyata ada..sip sip (lho kok jadi curhat begini..hahaha)

firefox 4 final

status bar firefox 4 final

Kenapa saya sangat mengharapkan adanya status bar di FireFox 4? tentu sudah pada tahu kan fungsi status bar? yaa kita bisa tahu URL link yang akan dituju dengan menyorotnya pakai mouse juga untuk meletakkan addons.

Nah untuk fitur-fitur lainnya silahkan di explore saja..

Download Firefox 4 (11.9MB for Windows)

USB Write Protected / Disable

protected
Mungkin anda pernah mengalami hal ini, Flash Disk atau Hardisk Eksternal yang tiba-tiba tidak bisa digunakan, muncul pesan Write-Protected atau mungkin juga aksesnya di disable? Nah jika hal ini terjadi atau mungkin anda ingin menonaktifkan penggunaan USB di komputer anda dan membatasi aksesnya, bisa dicoba tips berikut.

Ada 2 hal yang bisa menyebabkan media penyimpan USB tidak bisa diakses, pertama aksesnya di proteksi dan yang kedua memang aksesnya di disable, biasa muncul pesan bahwa “The disk is write-protected”. Dua-duanya bisa diatur melalui registry windows.

This Disk is Write-Protected
Pada kondisi ini, USB masih terbaca, tetapi tidak bisa ditulis ataupun menyimpan data. Jika akan digunakan untuk menyimpan data maka akan muncul pesan seperti ini :

error copying file or folder

Jika mengalami kejadian seperti diatas, maka coba ikuti tip berikut :
  1. Buka Registry Editor (windows logo+R, ketik : Regedit, OK)
  2. Cari Key berikut :                                                           HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\StorageDevicePolicies
  3. Jika di panel bagian kanan ada WriteProtect, double click dan dibagian value data isikan 0 atau hapus WriteProtect tersebut atau bisa juga hapus key StorageDevicePolicies. Kemudian refresh (View > Refresh atau tekan F5)
  4. Coba lepas USB Flash Disk dan ulangi copy datanya.

Sebaliknya, untuk membatasi pengguna komputer agar tidak bisa menulis, mengcopy atau memindah data di flash disk, maka bisa dilakukan dengan tips berikut :
  1. Buka Registry Editor (windows logo+R, ketik : Regedit, OK)
  2. Cari Key (mirip folder) berikut                                                  HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control
  3. Buat key baru (klik kanan dan pilih menu New > Key, kemudian beri nama StorageDevicePolicies
  4. Kemudian buka key StorageDevicePolicies tersebut dan klik kanan pilih New > DWORD Value beri nama WriteProtect.
  5. Double click WriteProtect tersebut, di bagian value data dan isi dengan nilai 1. Klik OK

Selain CurrentControlSet, pengubahan juga harus dilakukan di key ControlSet001, ControlSet002 dan seterusnya jika ada. Jadi bisa di cek di Key berikut :
  • HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet001\Control\StorageDevicePolicies
  • HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet002\Control\StorageDevicePolicies

Setelah di set seperti diatas, maka semua user yang menggunakan komputer tersebut tidak dapat menyimpan, mencopy atau memindah data ke USB Flash Disk, tanpa harus me restart komputer terlebih dahulu. Sehingga muncul pesan disk write-protected seperti diatas. Tips ini dapat berjalan di Windows XP SP2 and SP3, Windows Vista, Windows Server 2003 dan 2008.

USB Mass Storage tidak berfungsi (Disable)
Ada kalanya media penyimpan eksternal seperti USB Flash Disk, harddisk Eksternal dan sejenisnya tidak bisa diaktifkan atau di disable. Jika mengalami hal ini maka coba tips berikut :
  1. Buka Registry Editor (windows logo+R, ketik : Regedit, OK)
  2. Cari Key berikut :                                                                         HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\UsbStor
regedit 

   3.  Di panel bagian kanan double klik Start, ganti isinya (Value data) dengan 3 untuk 
        mengaktifkan USB storage, jika isinya 4 maka Removable USB mass storage akan di
        disable.

Jika efeknya tidak langsung terlihat, maka Restart komputer terlebih dahulu. Tips ini dapat diterapkan di Windows Vista, XP, Windows Server 2008, 2003 dan 2000.

Sumber : mydigitallife

Jangan Sepelekan Soal PSU (Power Supply Unit)

psu (power supply unit)
Power supply unit (PSU). Sebagian dari kita mungkin suka menyepelekan atau tidak terlalu memperhatikan peripheral yang satu ini. PSU merupakan hardware vital dalam perangkat komputer (PC). Kalau prosessor diibaratkan sebagai "otak" nya komputer, nah PSU ini sebagai "jantung" nya.

Fungsi dari PSU yaitu menyalurkan daya ke unit-unit ataupun komponen-komponen di dalam PC. Yang sesungguhnya tidak hanya sekedar memberikan daya, akan tetapi mendukung stabilitas kinerja komputer dengan menyalurkan arus listrik yang tepat sesuai dengan kebutuhan komponen-komponen. Perangkat penstabil tegangan atau sering disebut stabilizer berguna untuk membantu memberikan arus listrik yang stabil untuk PSU. 

PSU = Power Supply Unit
  • merubah arus tegangan listrik bolak-balik (AC), menjadi searah (DC). Dengan fungsi tersebut maka arus tegangan listrik yang tadinya arus kuat berubah menjadi arus kecil.
  • mengalirkan arus listrik ke seluruh komponen/part komputer.

psu
Pihak perakit komputer seringkali mengabaikan fungsi vital dari PSU. Tujuannya untuk menekan harga agar sesuai dengan keinginan konsumen. PSU yang dipasangkan seringkali adalah PSU berlabel (sekalipun produk pabrikan) yang sama sekali tidak diujikan sesuai dengan standar kebutuhan arus/tegangan komponen microchip.

PSU seperti inilah yang disebut dengan PSU label, yaitu PSU yang dibuat sekedar memenuhi kebutuhan daya, tanpa memperhitungkan soal kehandalan dan fungsi utama sebagai pencatu daya. Spesifikasi daya yang dicantumkan menyesatkan atau tidak seperti yang dituliskan. Tertulis PSU label menghasilkan daya (output) 450 watt, akan tetapi pada kenyataannya daya riil yang dihasilkan kurang dari 300 watt. Salah satu kabelnya tertulis menghasilkan daya (output DC) 3 volt, akan tetapi daya riil yang dihasilkan bisa kurang dari 2,85 volt terutama jika suhu komponen semakin meningkat. Harga PSU seperti ini bervariasi mulai dari yang di bawah Rp 100 ribu hingga ada yang Rp 300 ribu.

Produsen microchip seperti AT&TAMD, ATI, Intel, Western Digital dan lain-lain sudah menentukan batas ambang yang dapat ditoleransikan terhadap perubahan tegangan. Pada umumnya, toleransi perubahan tegangan tidak boleh lebih dari 5% untuk tegangan plus (+) dan 10% untuk tegangan minus (-). Sekalipun produsen menetapkan batas toleransi perubahan arus atau tegangan catu daya, akan tetapi pada kenyataannya produk mereka lebih stabil pada perubahan daya riil kurang dari separuh toleransi yang ditetapkan.

Anda tidak bisa hanya mengandalkan multitester konvensional ataupun digital untuk mengukur daya riil dari kabel output. Ada teknik sederhana untuk mengukur daya riil (lihat di sini). Alat ukur yang paling akurat juga sudah ada, tapi tentunya alat ukur daya riil PSU tidak akan mudah untuk dijual bebas. Anda bisa melihat produk alat ukur daya riil PSU di sini. Jangan pernah percaya dengan alat ukur pada software ataupun perangkat aksesoris karena nilai ukur yang dihasilkan seringkali menyesatkan.

Setiap komponen microchip sudah dirancang dengan suhu dan arus/tegangan tertentu untuk menjalankan fungsinya sesuai setelan dari pabrikan. Seperti kita ketahui, komponen-komponen microchip yang tersebar di motherboard sangat peka terhadap perubahan arus listrik. Jika tegangan yang disalurkan ke microchip tidak sesuai atau di luar batas toleransi pabrik, maka komponen microchip akan cenderung lebih mudah panas. Jarak perubahan arus atau tegangan yang melebih batas toleransi ataupun ketidak sesuaian kebutuhan tegangan akan menyebabkan stabilitas komponen menjadi terganggu.

Tidak hanya itu, ketidaksesuaian dalam pencatuan daya oleh PSU akan memperpendek usia komponen. Microchip bekerja tidak sesuai dengan spesifikasi yang dirancangkan oleh pihak pabrikan. Pada kebanyakan kasus kerusakan PC yang menggunakan PSU jenis label, seringkali ditemukan kemungkinan PSU atau motherboard (mobo) yang terlebih dulu mati. Mobo yang bagus umumnya telah diperlengkapi dengan sistem proteksi perlindungan arus listrik.

Ada banyak produsen yang membuat jenis PSU bermerk seperti Amacrox, Cougar, Cooler Master, SeaSonic, ThermalTake, Tagan dan lain-lain yang sudah mendistribusikan produk PSU di Indonesia. Harganya agak mahal untuk ukuran daya di bawah 600 watt, yaitu sekitar di bawah Rp 1 juta dan di atas Rp 650 ribu.
PSU branded seperti ini sudah dirancang sedemikian rupa untuk menghasilkan daya yang sesuai dan stabil selama pemakaian. Kualifikasi produk sudah diujikan sesuai dengan standar pengujian pabrikan microchip sebelum dilempar ke pasar. Untuk jenis komputer rumah (home PC) yang hanya mengutamakan pekerjaan standar dan hiburan, maka PSU yang sesuai adalah jenis PSU dengan daya minimal 400 – 450 watt. Jika komputer sepenuhnya ditujukan untuk keperluan gaming dengan banyak perangkat tambahan (mod core gaming), maka disarankan untuk menggunakan PSU dengan daya standar 750 watt (dual power). PSU bermerek seperti ini sudah diperlengkapi dengan komponen penstabil daya yang umumnya berada pada rentang 100 volt – 240 volt arus AC sehingga Anda tidak membutuhkan perangkat stabilizer kecuali yang terdapat pada UPS.

Referensi:
Mike Chin, 2005, Power Supply Fundamentals , Silent PC Preview
Gabriel Torres, 2008, “Everything You Need to Know About Power Supplies”, Hardware Secrets Reviews

Mengenal Istilah-istilah Kualitas Film

film
Ketika kita men-download film dari internet biasanya disertakan juga kualitas dari film tersebut. Nah berikut istilah-istilah kualitas film:
  • Bluray/HD : Resolusi jauh lebih besar yaitu 1920x1080 atau 1280x720 (tergantung filenya). Konsekuensinya, file jadi besar dan memutarnya juga berat, sehingga diperlukan spesifikasi komputer yang tinggi juga. kalau tidak nanti jadi patah-patah. Kualitas ini jauh lebih baik dari DVDRip.
  • m-HD : mini/micro HD, hampir sama dengan HD, tetapi dengan resolusi yang lebih kecil yaitu 1280x5xx, sehingga ukuran filepun juga lebih kecil dibandingkan HD.
  • BRRip : Ripper dari Bluray. Kualitasnya jauh lebih bagus dari DVDRip namun membutuhkan spesifikasi hardware yang lebih tinggi pula . Jika hardware komputer (VGA dan lain-lain) tidak memadai maka film akan terlihat patah-patah.
  • DVDRip : yaitu merupakan salinan dari DVD Original. Kualitas gambar dan suaranya baik sekali. DVDRip akan ada jika DVD Originalnya telah ada di pasaran. Bisa mendukung maksimal 720x480 atau 720x576.
  • TC (Telecine) : yaitu metode pengkopian film digital langsung dari pita. Kualitas suara dan gambarnya sudah sangat baik. Namun karena peralatan yang dibutuhkan untuk merekam telecine ini sangat jarang ditemui dan sudah menjadi langka.
  • DVDScr : yaitu merupakan dupiklat dari promo DVD yang akan digunakan sebagai promosi. DVDScr akan ada sebelum DVD originalnya keluar di pasaran. Kualitas gambar dan suaranya hampir setara dengan DVDRip, hanya saja pada gambar video sering terdapat beberapa tulisan penjelasan yang terpampang di layar tentang DVD tersebut yang biasanya sedikit menggangu kita.
  • R5 : untuk tipe ini, kualitas gambar hampir setara dengan DVDRip, tetapi untuk kualitas suara biasanya agak jelek (cempreng), meskipun ada beberapa yang kualitas suaranya sudah bagus, namun tetap saja masih ada sedikit noise sehingga mengurangi kenyamanan dalam menonton film tersebut.  
  • CAM : kualitas jenis ini merupakan hasil dari rekaman camera digital, langsung di bioskop sehingga kadang penonton yang lalu lalang ikut terekam. Rekaman kualitas ini biasanya menggunakan mini tripod sehingga sering terdapat sedikit goncangan. Kualitas video ini sangat jelek.
  • TS (Telesync) : kualitasnya hampir sama dengan jenis CAM. Namun kualitas gambar dan suara TS sedikit lebih baik dari CAM karena TS merupakan CAM yang telah dilabel ulang.
  • Workprint : film yang belum diedit efek visulnya secara keseluruhan. Bisanya terdapat adegan yang hilang, suara yang tidak beraturan. Kualitas film ini bervariasi dari yang paling baik hingga yang paling buruk.
  • VCD : biasanya digunakan untuk transfer kualitas rendah (CAM / TS / TC / Screener (VHS) / TVrip (analog) untuk membuat ukuran file yang lebih kecil.

  • PPV : Pay Per View, Jadi bayar setiap kali filmnya, semacam TV Kabel, nah ini di RIP jadi kualitasnya hampir VCDRip --> by anonymous
Biasanya urutan keluarnya sebuah film di internet yaitu sebagai berikut, meskipun tidak selalu :
CAM -> TS -> R5 / DVDScr -> DVDRip -> BRRip

Mengenal Svchost.exe Process

Svchost.exe merupakan nama proses host generik untuk layanan yang dijalankan dari dynamic-link libraries (DLL). Berkas Svchost.exe ini terletak di dalam map %SystemRoot%\System32.
Grup Svchost.exe diidentifikasi dalam kunci registri berikut ini:
HKLM\Software\Microsoft\WindowsNT\CurrentVersion\Svchost

Kita dapat melihat svchost.exe ini di Task Manager (Ctrl+Alt+Del) -> tab Processes,  di sistem windows XP atau Vista, disana akan banyak terlihat yang namanya svchost.exe. Tidak hanya satu dua tetapi sering terlihat cukup banyak. Tetapi kadang kita tidak tahu sebenarnya proses apa saja yang dijalankan oleh svchost.exe ini.

Untuk dapat melihat lebih detail proces apa saja yang dijalankan oleh svchost.exe ini kita bisa menggunakan software svchost viewer, dibuat oleh CodePlex, komunitas proyek open source Microsoft.

svchost viewer

Software ini akan melakukan scan tentang svchost.exe yang sedang berjalan di sistem dan akan ditampilkan dalam Treeview, termasuk detail aplikasi yang dijalankannya, berikut beberapa fitur svchostViewer :
  • Melihat semua svchost.exe yang berjalan di komputer.
  • Memberikan sub detail tiap-tiap proses dan proses/aplikasi apa saja yang dijalankan.
  • Menampilkan besar penggunaan Memory (RAM), besar data yang di proses dan “thread” yang aktif untuk tiap-tiap svchost.exe.
  • Deskripsi tiap-tiap process yang dijalankan serta Program Path (lokasi file dan parameter dalam menjalankannya).
Software ini hanya sebatas sebagai viewer dan tidak perlu di install.

Download Svchost Viewer

Atau bisa juga menggunakan Command Prompt -> logo Windows+R -> cmd -> Enter
ketik tasklist /svc. Lihat kolom PID (Process Identifier). Tasklist menampilkan daftar proses yang aktif.

cmd

Lalu kita bisa kroscek di Task Manager, lihat kolom PID . Jika di task manager kolom PID nya belum muncul maka pilih view -> select columns -> PID -> Ok.

task manager

Hal ini juga bisa untuk mengecek apabila ada virus yang menyamar sebagai svchost.exe.

Teknologi Universal Serial Bus (USB 3.0)

usb 3.0
Saat ini Teknologi Universal Serial Bus (USB) sudah menjadi standard berbagai perangkat yang terkoneksi ke komputer, mulai dari Harddisk, Mouse, Printer, Kamera, dan lainnya. Berawal dari USB 1.0 mulai dikenalkan sejak 1996, tetapi mulai populer ketika muncul USB 2.0 di awal 2001-an (dengan kecepatan sampai 40x USB 1.0 – 480 MBits/s atau sekitar 57 MBytes/s). Kemudian tahun 2010 kemarin USB 3.0 mulai dikenalkan, bagaimana kemampuannya ?

USB 2.0 dikenal dengan istilah High-Speed USB, sedangkan USB 3.0 di istilahkan dengan SuperSpeed, karena memang kecepatannya bisa dikatakan Super. Berikut penjelasan lebih detailnya.

usb 3.0
Spesifikasi USB 3.0 :

Beberapa perubahan telah di implementasikan di USB 3.0 seiring dengan peningkatan penggunaan perangkat eksternal dan kebutuhan kecepatan lebih tinggi. Berikut penjelasan singkat teknologinya.

Dukungan Sistem Operasi
Windows Vista, Windows 7 dan Linux sudah mendukung USB 3.0, dan Mac akan segera mengikuti. Tetapi untuk Windows XP sampai saat ini belum ada kepastian apakah akan ada update untuk interface baru ini.

Transfer Rate
Kecepatan transfer data USB 3.0 sekitar 3200 MBits/s ( 3.2 GBits/s atau 400 MBytes/s), dan secara teori dapat mencapat 4.8 GBit/s. Kecepatan ini 6 sampai 10x lebih cepat dari maksimal kecepatan USB 2.0.

Data Transfer
USB 3.0 mengenalkan teknologi transfer data dua arah ( full duplex), sehingga dapat membaca dan menulis data secara bersamaan (simultan). USB 2.0 dan sebelumnya belum mendukung teknologi bi-directional ini .

Power
Tegangan listrik diturunkan dari 4.4 V menjadi 4V, kemudian arus juga ditingkatkan ( menjadi 150mA), sehingga selain lebih hemat energi, sebuah port USB 3.0 dapat digunakan 4-6 perangkat serta meningkatkan recharging.

Power Management
Power managemen yang lebih baik dibanding USB 2.0, sehingga mendukung idle, sleep dan suspend ( Wikipedia )

Bentuk Fisik
Ujung USB 3.0 akan sama dengan USB 2.0 (standard), tetapi kabel didalamnya akan lebih banyak, ada tambahan 4 jalur kabel dibanding USB 2.0 ( total ada 9 jalur kabel).

usb 3.0

Kompatibilitas
USB 3.0 kompatibel dengan USB 2.0, sehingga perangkat USB 2.0 tetap akan bisa digunakan di port USB 3.0 dan akan berjalan dengan kecepatan standard USB 2.0. Tetapi tidak bisa sebaliknya, perangkat USB 3.0 tidak bisa dipasang di port USB 2.0.
Jadi tidak perlu khawatir, USB 3.0 juga memperhatikan teknologi sebelumnya.

Kekurangan :

Selain mempunyai berbagai kelebihan diatas, interface USB 3.0 juga mempunyai beberapa kekurangan, diantaranya sebagai berikut :
  • Panjang Kabel. Maksimum panjang kabel USB 3.0 berkurang menjadi 3 meter ( USB 2.0 maksimal 5 meter ). Meskipun hal ini bisa diatasi dengan menambahkan USB Hub.
  • Speed Limit, tidak semua perangkat bisa memanfaatkan penuh kecepatan USB 3.0, seperti misalnya Hardisk Magnetik yang terbatas pada kecepatan perputaran keping disk. 
Referensi: Wikipedia 

    Cara Mengetahui Informasi Lebih Detail dari CD/DVD-ROM/RW

    CD/DVD ROM atau RW (ReWritable) adalah salah satu perangkat keras (hardware) komputer/laptop yang mungkin biasa kita gunakan. Tetapi mungkin sebagian kita tidak begitu mengenal atau tahu spesifikasi detail tentang DVD ROM atau keping DVD yang kita gunakan. Dengan VSO Inspector kita bisa tahu spesifikasi dari CD, DVD atau Blu-ray.

    VSO Inspector merupakan software gratis (freeware) yang bisa digunakan untuk mendapatkan informasi detail tentang perangkat (Drive) CD, DVD atau Blu-Ray.  Informasi seperti firmware yang digunakan (termasuk tanggal-nya), kecepatan maksimal serta berbagai fitur yang di dukung oleh media ini. Selain itu kita juga bisa mengetahui informasi tentang keping CD/DVD yang kita masukkan.

    vso inspector device feature

    Beberapa penjelasan tentang tampilan dan fitur dari VSO Inspector adalah sebagai berikut:
    • Device Features, memberikan informasi detail tentang drive CD, DVD atau Blu-ray, seperti : Model, Format baca dan tulis CD/DVD yang didukung, tanggal dan versi firmware yang digunakan, ukuran buffer dan lainnya.
    • Media, memberikan informasi tentang keping CD/DVD yang dimasukkan, seperti : Jenis media, kecepatan tulis yand didukung dengan drive , jumlah layer, kapasitas, dan lainnya.
    • Scan, untuk mengetahui kondisi data yang ada di keping CD atau DVD, termasuk membaca data yang ada per sector.
    Jenis media seperti DVD-ROM, DVD+R, DVD+RW, DVD-R dan lainnya. Untuk mengenal perbedaan beberapa jenis DVD atau CD ini, bisa membaca artikel sebelumnya Perbedaan CD/DVD -R +R RW.

    Fitur Scan dapat kita gunakan untuk memeriksa apakah ada data yang rusak atau error di keping CD atau DVD kita. Jika ada error maka akan ditampilkan di warna orange atau merah. Jika kita ingin mengecek area tertentu dari keping CD/DVD, kita bisa menggunakan opsi dari tombol Advanced.

    vso inspector scan

    Download VSO Inspector (2.88MB)

    Optimalisasi Windows (lewat Services.msc)

    services.msc
    Langsung saja..untuk meng-optimalkan windows kita, matikan services yang tidak terpakai. Tekan logo Windows+R lalu ketik services.msc. Ok.

    Alerter. Butuh bantuan peringatan dari komputer/laptop?? jadi matikan (disabled) saja fungsi ini.

    Automatic Updates. Fitur ini set saja "manual" jangan "automatic".

    Computer Browser. Module ini untuk memonitor daftar dari computer yang terhubung kedalam jaringan Network. Module Computer Browser dapat dimatikan bila anda mengunakan computer dirumah tanpa terhubung dengan network / LAN.

    Distributed Link Tracking Client. Module ini difungsikan untuk memonitor hubungan antar NTFS file didalam computer sendiri atau jaringn network dengan nama domain. Fungsi module ini hanya dibutuhkan bila seseorang membutuhkan link ke computer lain pada sebuah file. Tidak semua orang membutuhkan link dari dan ke computer anda untuk sebuah file dan anda dapat mematikan (Disable).

    Error Reporting Services. Melaporkan error yang terjadi kepada microsoft. Ini tidak penting, matikan saja.

    Help and Support. Kalau bingung megang kompie seringnya nanya teman atau membuka help and support??? kalau jawabannya “Nanya Teman” maka matikan saja fitur ini.

    Net Logon. Bila anda terhubung dengan network dan sebuah domain. Fitur ini diperlukan, tetapi bila anda hanya mengunakan computer sendiri saja dan tidak memiliki domain. Fitur ini dapat dimatikan.

    NetMeeting Remote Desktop Sharing. FItur ini untuk memberikan access ke computer anda melalui Netmeeting lewat jaringan Intranet. Jika anda tidak berkenan memberikan access kepada orang lain, khususnya dengan cara Remote ke computer anda. Sebaiknya fitur ini dimatikan.

    Network Location Awareness (NLA). Module ini untuk mencatat dan menyimpan daftar network konfigurasi serta informasi lokasi. Fungsi ini tidak membantu, dan dapat dimatikan.

    Network Provisioning Service. Manages XML configuration files on a domain basis for automatic network provisioning. Tidak dibutuhkan untuk computer home dan sistem simple network. Fitur dapat dimatikan.

    Performance Logs and Alerts. Fitur module untuk mencatat performa computer dan kegiatan lain yang dicatat pada sebuah file (Log file). Anda tidak perlu pusing dengan performa sistem Windows anda, matikan karena tidak banyak berguna untuk stand-alone.

    Portable Media Serial Number Service. Fungsi module ini tidak berguna dan hanya diperuntukan bagi Windows Media based/compatible ("PlaysForSure") portable. Pemakai MP3 tidak membutuhkan fitur ini dan sebaiknya dimatikan.

    Print Spooler. Punya printer? Biarkan hidup. Tidak punya? Matikan!

    Remote Registry. Memberikan otorisasi remote user memodifikasi registry pada sebuah computer. Sebaiknya dimatikan.

    Secondary Logon. Ini buat komputer yang punya user banyak (selain admin). kalo dimatikan maka jangankan membuka akun lain, membuat akun saja tidak bakal bisa.

    Security Center. Menampilkan Pop Up ketika firewall down, Anti virus telah out of date atau sistem Windows update sengaja dimatikan.
    Bila anda selalu memonitor ke 3 fungsi diatas, fitur ini dapat dimatikan.Karena fungsi Security center hanya memonitor dan bukan mencegah dan lebih baik mengawasi langsung dari program pengaman anda.

    Server. Dukungan file server seperti printer, file untuk berbagi atau share didalam network. Bisa dibutuhkan bisa tidak, bila anda tidak melakukan share antar computer didalam network. Fitur ini dapat dimatikan.

    Smart Card. Bila anda tidak mengunakan Smart Card pada computer anda sebaiknya dimatikan.

    SSDP Discovery Service. Windows akan memonitor hardware lain dengan sistem Plug and Play. Fungsi ini dapat dimatikan bila anda tidak lagi menambah perangkat lain atau hardware yang anda gunakan adalah permanen. Tetapi bila anda mengunakan banyak hardware sebaiknya fitur ini tetap diaktifkan.

    System Restore Service. Windows dapat mengembalikan sistem Windows dengan melakukan restore bila set point backup dilakukan. Dengan mengaktifkan system restore akan lebih mudah mengembalikan Windows bila terjadi crash serta malfunction dan mengembalikan Windows XP ke waktu anda melakukan backup.

    Ada pendapat, sistem restore tetap diaktifkan karena lebih cepat mengembalikan sistem Windows seperti set point terakhir. Sayangnya sistem ini mengambil space pada storage. Keuntungannya, anda dengan cepat dapat mengembalikan sistem WinXP yang bermasalah
    Pilihannya adalah antara kebutuhan anda apakah mengunakan sistem restore untuk mengembalikan Windows dengan penentuan set point yang anda lakukan. Atau mematikan (Disable) tetapi dengan resiko, bila terjadi crash pada Windows anda harus mengulang menginstall kembali. Keuntungan, anda mendapat space storage lebih besar.

    TCP/IP NetBIOS Helper. Matikan bila anda tidak memerlukan NetBIOS untuk network.

    Task Scheduler. Sering menulis jadwal di komputer buat mengingatkan kita akan kegiatan tertentu? Kalo iya biarkan hidup. Kalo tidak, matikan saja.

    Telephony. Untuk mereka yang sering menggunakan chat webcam + Microphone atau telefon-an lewat net (voip), biarkan layanan ini hidup. Tapi kalau tidak matikan saja.

    Themes. Untuk alasan performa, seperti menampilkan interface Win2000. Fitur ini dapat dijalankan melalui Desktop Properti. Jadi tidak ada alasan module ini diload. Anda dapat mematikan fitur ini.

    Uninterruptible Power Supply. Sudah jelas fungsinya bila anda mengunakan UPS memerlukan fungsi ini, fitur ini khusus hanya untuk UPS yang terhubung ke computer melalui COM port. Bila tidak, dapat mematikan.

    Web Client. Fitur ini gunanya untuk mengedit atau membuat/mengedit file web/html/dll. Kalau tidak pernah ngutak-atik file web dimatikan saja.

    Wireless Zero Configuration. Menyediakan fungsi otomatis untuk Wireless network adaptor. Bila anda tidak memiliki perangkat WIFI dapat dimatikan.

    WMI Performance Adapter. Tidak jelas untuk apa, dan dapat dimatikan.

    Workstation. Jika anda mengunakan sharing file didalam network, biarkan fungsi ini tetap bekerja. Bila anda tidak mengunakan fitur sharing dan computer anda berdiri sendiri / stand alone. Fitur ini dapat dimatikan dan tidak berdampak pada koneksi internet.

    Nah, untuk fungsi yang lain silahkan di utak-atik sendiri, yang jelas, kalau misalnya komputer kita tidak tersambung dengan suatu jaringan komputer, matikan saja fungsi yang ada kaitannya dengan network.
    Services.msc hanya ada di WINDOWS XP PROFESIONAL, kalau di WINDOWS XP HOME EDITION tidak ada fitur ini..

    Standby, Hibernate, dan Shutdown (apa perbedaannya?)

    hibernate
    Bagi anda pengguna komputer, dan memakai sistim operasi Windows pasti sudah tidak asing dengan istilah Standby, Hibernate, dan Shutdown. Lantas apa perbedaan antara ketiga istilah tersebut? Berikut ini beberapa prinsip dasar yang membedakan antara ketiga-nya.

    1. Shutdown

    Kalau yang ini sudah jelas, yaitu mematikan komputer secara keseluruhan. Saat kita memilih shutdown, semua komponen komputer (RAM, harddisk, prosesor, dll) akan dinonaktifkan, yaitu diputus aliran listriknya. Pada saat ini memori komputer (RAM) dikosongkan, sehingga jika hendak menghidupkan komputer kembali, butuh waktu cukup lama untuk me-load sistem operasi (misal Windows) kembali ke RAM. Ini terkait dengan pentingnya memori bagi komputer dan cara kerja sistem operasi.

    2. Hibernate

    Pada hibernate, komponen komputer juga dimatikan secara keseluruhan, sama seperti shutdown. Bedanya, sebelum dimatikan (sebelum mengosongkan RAM), isi dari memori atau RAM tersebut disalin ke harddisk terlebih dahulu, sehingga saat hendak dihidupkan kembali, tidak membutuhkan waktu terlalu lama karena isi RAM sudah ada di harddisk (tinggal dikembalikan seperti sediakala).

    Hibernate dapat menyimpan konfigurasi komputer sebelum dimatikan. Jadi jika misalkan anda membuka banyak aplikasi kemudian meng-hibernate komputer, saat komputer dihidupkan kembali aplikasi-aplikasi itu masih terbuka seperti kondisi semula (tidak perlu takut kehilangan data). Ini berbeda dengan shutdown yang akan menghapus data anda jika belum sempat disimpan. Cocok jika anda hendak meninggalkan komputer dalam waktu yang agak lama.

    Namun tidak semua sistem operasi menyediakan fitur hibernate ini. Tidak semua komputer juga dapat di-hibernate oleh sistem operasi.

    Sekedar tips: pada Windows XP, tampilan layar shutdown hanya ada Stand by, Shutdown, dan Restart. Untuk memunculkan tombol Hibernate seperti gambar di atas, tekan tombol SHIFT saat mengklik “Turn Off Computer” di start menu.

    3. Stand by

    Pada kondisi standby (kalau di Linux disebut suspend), komputer tidak dimatikan secara keseluruhan. Semua komponen komputer mati kecuali memori (RAM). Jadi, semua komponen diputus aliran listriknya kecuali RAM (dan prosesor mungkin). Karena itu, modus standby masih menggunakan listrik untuk memberi daya pada RAM, berbeda dengan shutdown atau hibernate yang benar-benar mematikan komputer. Untuk menghidupkan komputer kembali dari modus standby jauh lebih cepat dibandingkan hibernate (bisa dibilang instan), karena isi RAM masih dipertahankan.

    Sama seperti hibernate, standby juga menyimpan konfigurasi komputer sebelum di-standby. Standby dapat diibaratkan seperti “pause” saat bermain game. Cocok jika anda hendak meninggalkan komputer dalam waktu singkat.

     
    back to top